PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

NAMA  : WAHYU EKO SUSANTO

NIM      : 18073494

12.5C.09

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

DOWNLOAD

COBOL (singkatan dari Common Business Oriented Language)

adalah sebuah bahasa pemrograman generasi ketiga. Sesuai dengan namanya, maka bahasa COBOL mempunyai fungsi menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan perdagangan, seperti sistem pengelolaan keuangan, laporan pengeluaran sebuah perusahaan dan lain-lain

Fortran (atau FORTRAN)

adalah sebuah bahasa pemrograman.  Pertama kali dikembangkan pada tahun 1950 dan digunakan dalam bidang sains selama 50 tahun kemudian. Pertama kali bernama FORTRAN yang merupakan singkatan dari Formula Translator/Translation, tetapi penggunaan huruf besar kemudian ditiadakan sejak versi Fortran 90. Pertama kali dikembangkan merupakan bahasa pemrograman prosedural, akan tetapi versi-versi terbaru dari Fortran kemudian dikembangkan dengan memasukkan kemampuan object oriented language

ALGOL (kependekan dari algo rithmic L anguage)

adalah sebuah keluarga dari keharusan computer bahasa pemrograman yang awalnya dikembangkan pada pertengahan tahun 1950-an yang sangat dipengaruhi banyak bahasa lain dan menjadi cara de facto algoritma yang dijelaskan dalam buku pelajaran dan karya-karya akademik selama hampir berikutnya 30 tahun . Ini dirancang untuk menghindari beberapa masalah yang dirasakan dengan FORTRANT Dan akhirnya menimbulkan banyak bahasa pemrograman lainnya (termasuk BCPL,B,Pascal,C dan SIMULA). ALGOL blok kode memperkenalkan dan adalah yang pertama bahasa untuk menggunakan begin end untuk delimiting mereka pasang.Fragmen ALGOL-seperti sintaks kadang-kadang masih digunakan sebagai notasi algoritma, yang disebut Kode Pidgin

Ada tiga spesifikasi utama:

  • ALGOL 58  awalnya diusulkan untuk dipanggil ial (karena aku NTERNASIONAL A lgorithmic L anguage)
  • ALGOL 60
  • Algol 68

Niklaus wirth sendiri berdasarkan ALGOL W pada ALGOL 60 sebelum pindah untuk mengembangkan PASCAL

Algol-W ini dimaksudkan untuk menjadi generasi berikutnya tetapi ALGOL ALGOL 68 komite memutuskan pada desain yang lebih kompleks dan maju daripada disederhanakan dibersihkan ALGOL 60

ALGOL versi resmi diberi nama setelah tahun mereka pertama kali diterbitkan.

Algol 68 secara substansial berbeda dari Algol 60 tapi tidak diterima dengan baik sehingga pada umumnya “Algol” berarti dialek Algol 60.

1. Bahasa Tingkat Rendah (low-level language)

Merupakan bahasa assembly atau bahasa mesin. Lebih dekat ke mesin (hardware), dimana high-level programming languages dekat pada bahasa manusia.

– Bahasa Mesin (machine language)

Bahasa mesin merupakan representasi tertulis machine code (kode mesin), yaitu kode operasi suatu mesin tertentu. Bahasa ini bersifat khusus untuk mesin tertentu dan “dimengerti” langsung oleh mesin, sehingga pelaksanaan proses sangat cepat. Bahasa mesin kelompok komputer tertentu berlainan dengan bahasa mesin kelompok komputer yang lain. Abstraksi bahasa ini adalah kumpulan kombinasi kode biner “0” dan “1” yang sangat tidak alamiah bagi kebanyakan orang – kecuali insinyur pembuat mesin komputer. Karena tidak alamiah bagi kebanyakan orang, bahasa mesin juga disebut bahasa tingkat rendah.

– Bahasa Assembly (assembly language)

Bahasa rakitan (assembly language) merupakan notasi untuk menyajikan bahasa mesin yang lebih mudah dibaca dan dipahami oleh manusia. Bahasa ini sudah menggunakan simbol alpabet yang bermakna (mnemonic). Contoh “MOV AX 1111”, pindahkan ke register AX nilai 1111.Proses data oleh komputer berdasarkan perintah bahasa rakitan adalah cepat. Meski demikian masih merepotkan-bahkan bagi kebanyakan pemrogram, karena masih harus mengingat-ingat tempat penyimpanan data. Bahasa rakitan juga bersifat khusus untuk mesin tertentu. Contoh: Assembler.

2. Bahasa Tingkat Tinggi (high-level language)

Adalah bahasa pemrograman yang dekat dengan bahasa manusia, kelebihan utama dari bahasa ini adalah mudah untuk di baca, tulis, maupun diperbaharui, sebelum bisa dijalankan program harus terlebih dahulu di-compile. Contoh Ada, Algol, BASIC, COBOL, C, C++, FORTRAN, LISP, dan Pascal, dsb. Pada generasi bahasa pemrograman terakhir sekarang ini, kedua cara interpretasi dan kompilasi digabungkan dalam satu lingkungan pengembangan terpadu (IDE = integrated development environment). Cara interpretasi memudahkan dalam pembuatan program secara interaktif dan cara kompilasi menjadikan eksekusi program lebih cepat. Pertama program dikembangkan interaktif, kemudian setelah tidak ada kesalahan keseluruhan program dikompilasi. Contoh bahasa program seperti ini adalah Visual BASIC yang berbasis BASIC dan Delphi yang berbasis PASCAL. Bahasa tingkat tinggi bersifat portable. Program yang dibuat menggunakan bahasa tingkat tinggi pada suatu mesin komputer bersistem operasi tertentu, hampir 100% bisa digunakan pada berbagai mesin dengan aneka sistem operasi. Kalaupun ada perbaikan sifatnya kecil sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: